You are currently browsing the tag archive for the 'books' tag.
- Nabi Daud Mengalahkan Raksasa Jalut
Nasim Halim, GPU, 16 halaman
- Bahkan Pohon Jerukpun Percaya Tuhan – Kisah-kisah Sufistik
-, Harmonia
- Isa & Orang Orang-orang Yang Bimbang – Kisah-kisah Sufistik
-, Harmonia
- Hidup ini Indah – Kisah-kisah penyejuk Hati
-, Harmonia
- Anjing Yang Masuk Surga
M. Dawam Rahardjo, Jalasutra
- Dai Selebritis
Solichul Hadi, Harmonia
- Dialektika Islam – Tafsir Sosiologis atas Sekularisasi dan Islamisasi di Indonesia
Yudi Latif, Jalasutra
- Meraih Kenikmatan Ibadah
Amru Khalid, Embun Publishing, 288 halaman
- Menjadi Wanita Spesial
Najla binti Nail, Embun Publishing, Mei 2007, 160 halaman
- Kisah Jenaka Juha 2 (Humor)
Dr. Darwish Juwaidiy, Embun Publishing
- Kisah Jenaka Juha 1 (Humor)
Dr. Darwish Juwaidiy, Embun Publishing, Februari 2006, 160
- Best Women In Heaven
Dr. Mustafa Murad, Embun Publishing, Februari 2006, 196 halaman
- Inner Beauty
Dr. Khalid Jamal, Embun Publishing, Juni 2006, 72 halaman
- 80 Ayat Pembuka Pintu Rezeki
Muhammad Ash Shayim, Embun Publishing, Juli 2006, 136 halaman
- Kado Istimewa Untuk Buah Hati
Hisyam Ash-Shayyad & Nadir Abu-Al-Futuh, Embun Publishing, Agustus 2006, 80 halaman
- Kisah Para Nabi
Abdul Lathif Asyur, Embun Publishing, Agustus 2006, 116 halaman
- Neraka Bukan Untukmu
Dr. Mustafa Murad, Embun Publishing, Agustus 2006, 160 halaman
- Rahasia Gadis Remaja
Abdul Aziz Kamil Al-Manilawi, Embun Publishing, Januari 2007, 184 halaman
- AISYAH The Endless Love
Dr. Abdurrahman bin Shalih al-Asymawi, Embun Publishing, Juni 2007
- Rahuvana Tattwa
Agus Sunyoto, LKIS, November 2006, lxii + 743
- Energi Salat
Afzalur Rahman dan Murtadha Muthahhri, Serambi, Agustus 2007, 234 halaman
- Energi Ibadah
Syekh Tosun Bayrak dan Murtadha Muthahhri, Serambi, Agustus 2007, 246 halaman
- Jerawat Santri
Isma Kazee, Matapena, Agustus 2006, vi + 196 halaman
- Coz Loving U Gus
Pijer Sri Laswiji, Matapena, April 2006, viii + 194 halaman
Nabi Daud Mengalahkan Raksasa Jalut
Nasim Halim, GPU, 16 halaman
Pada suatu masa, pasukan Filistin di bawah pimpinan Jalut hendak menyerang pasukan Raja Thalut dari Bani Israil. Baru melihat tubuh Jalut yang tinggi besar dan kekar saja nyali para prajurit Bani Israil langsung ciut. Lantas, mengapa Daud, penggembala muda yang bukan prajurit, malah berani menerima tantangan Jalut? Bagaimana Daud bisa mengalahkan “raksasa” bersenjatakan tombak itu hanya dengan batu dan ketapel?
